Test Footer 2

Friday, April 12, 2013

sejarah drum

SEJARAH DRUM

    Sejarah alat musik drum terbentang sejak dulu kala. Berbagai peradaban telah menggunakan drum atau instrmen yang mirip untuk bermain musik, sebagai tanda bahaya atau sebagai perintah kepada para tentara mereka. Biasanya drum merupakan pilihan yang tepat untuk pekerjaan seperti itu, karena drum mudah dibuat, menghasilkan suara yang keras dan dapat didengar dengan sangat jelas.






.   Namun bagaimana bisa berbagai macam drum dari berbagai macam peradaban dengan keunikannya masing-masing dapat digabungkan dalam satu drum set standar yang kita kenal sekarang, dan sering digunakan dalam berbagai jenis musik? Mari kita lihat sejarahnya.

TOM TOM






Tom-tom mungkin jenis drum yang pertama kali muncul dalam pikiran kita, bila membayangkan sebuah drum set. Tom-tom adalah stereotype drum. Tom-tom aslinya berasal dari Afrika, dimana penduduk pribumi menggunakannya untuk memberitahu sukunya agar waspada, dan juga untuk menghasilkan musik. Mereka dapat membuat drum dari gading yang dilubangi dan kulit hewan, mereka juga menciptakan berbagai irama dan pola. Beberapa pola tersebut masih merupakan dasar dari berbagai jenis musik yang dimainkan sekarang.

Lalu bangsa Yunani berhubungan dengan Afrika, sekitar 2000 SM. Mereka belajar tentang drum Afrika dan membawa pulang sebagian darinya, tapi bangsa Yunani tidak terlalu terkesan. Mereka jarang menggunakan drum tersebut. Namun kemudian bangsa Romawi datang. Kerajaan Romawi tumbuh semakin besar dan sekitar 200 SM mereka telah menjajah Yunani dan Afrika bagian selatan. Bangsa Romawi juga belajar tantang drum. Tapi tidak seperti bangsa Yunani, mereka melihat kegunaan dari drum tersebut. Bangsa Romawi mulai menggunakan drum untuk pasukan dan orkestra mereka. Namun walaupun mereka manggunakan drum Afrika, mereka tidak manggunakan irama dan pola yang sama, jadi nuansa Afrika hilang dari musik mereka.

SHARE DRUM



Namun kemudian kejayaan kekaisaran Romawi mulai sirna. Banyak bangsa-bangsa lain mulai menjajah Romawi, termasuk bangsa Moors, sekitar 800 M. Mereka menjajah Spanyol dan membawa beberapa drum Afrika serta iramanya. Salah satu dari instrumennya adalah tamborin, terbuat dari usus hewan yang direntangkan di permukaan tamborin. Sehingga menghasilkan resonansi, yang menyebabkan terjadinya suara yang tajam. Pada abad pertengahan, sistem ini semakin berkembang menuju snare drum modern, yang menggunakan dawai logam.

BASS DRUM



Bass drum mungkin adalah hal kedua yang muncul di pikiran kita, saat membayangkan dum set. Drum yang besar, low tune, dan berdiri tegak, ini memberikan dasar bagi banyak irama yang populer. Banyak orkestra, band dan berbagai gaya musik, bass drum membentuk pola dasar menjadi referensi bagi semua pemain lain.

Dan untuk itu, kita perlu berterima kasih pada bangsa Indian dan Turki. Bangsa Indian telah lamamenggunakan drum besar deperti bass drum. Sekitar 1550, bangsa Turki membawa jenis drum ini ke Eropa, melalui berbagai jalur perdagangan yang mereka miliki dengan Asia. Saat itu, Turki memiliki wilayah yang sangat luas, jenis bass drum ini digunakan di berbagai daerah oleh banyak orang. Dengan jalan ini, bass drum menjadi instrument yang cukup umum di Eropa.

0 comments:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com