Test Footer 2

Friday, May 31, 2013

MENCINTAI ITU BUKAN BERARTI MEMILIKI

Aku mencintai mu,
seadanya diri mu tiada yang lain
nama mu indah terpahat di dalam
hal ini...

Aku mencintai mu..
bersama kerinduan tiada bertepi
dari pagi yang indah hingga malam
yang nyaman tiada terhitung rindu ini

Aku mencintai mu,
dari segala kelebihan mu
dan dari segala kekurangan mu

Aku mencintai mu,
tiada yang dapat ku persembahkan
tiada kata berkias seindah rembulan malam
tiada kata berkias seindah terbitnya mentari..

Aku cintai mu,
tanpa mengharap diri mu
menjadi milik ku abadi..
kerana aku mencintai mu dengan,
hati yang paling iklas..hanya pada mu sayang!
kerana ku tahu,

Mencintai Itu Bukan Bererti Memiliki..
Dan Semoga cinta ku akan setia hanya pada mu..
Semoga ya sayang!eeemmm!


Puisi JN

IBU



Ibu kau mengandung 9 bulan
sampai engkau melahirkanku dengan susah paya
engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
engkau juga merawatku tampa pamri
dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang

Ibu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
Ibu kau bagaikan malaikatku
dikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburku

Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku
setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu... bekerja keras
untuk menafkahiku
ibu... terima kasih atas pengorbananmu
yang engkau berikan kepada ku
Ibu...


By : Richard Fernando Putra Bela

Puisi Cinta Sapaan Malam


Siang berganti malam
Mentari tengelam bersama terang
Di langit kulihat awan kelam
Sekelam hatiku karenamu sayang

Ku tatap jauh pikiranku melayang
Terbayang senyummu mengembang
Jiwaku ingin terbang
Menyamapamu, sedang apa dikau sayang

Sungguh hatiku tidak tenang
Bila malam telah datang
Kerinduan datang bersama bintang
Inginku memelukmu kan kubawa terbang

Tapi ada daya ku sayang
Kuhanya mampu terbayang
Seperti burung
Merindukan bintang

Dalam aku terbayang
Saat Kerinduanku juga datang
Ijinkan aku berkumandang
Selamat malam sayang.

Puisi Cinta : Kekasih Pagi Hari
Karya Don Sisco S H

Senyummu laksana mentari pagi
Memberi terang bagi kegelapan
Semua mahluk mengerti
Tanpa engkau memberi ucapan

Desahhanmu memberi laksana angin pagi
Menyengarkan suasana hati
Membuat semua mahluk memahami
Bahwa semua harus bangkit berdiri

Kehadiranmu membuat hati bersemi
Laksana bunga dimusim semi
membuat semua mahluk menyadari
Bahwa begitu besar kasih Ilahi

Semua Mahluk mengerti
Bahwa pagi akan berganti
Bersama hilangnya embun pagi
Mengajak mahluk untuk berbenah diri
 
Selamat Pagi kekasih hati..
Kehadiranmu selalu dinanti..
Oleh Semua mahluk diBumi..
Semoga setiap Pagi, kita di berkati Ilahi.

 Puisi Cinta Hatimu Menangis Maafkan Aku
Karya : Don Sisco SH

Bukan maksud hati menyakiti
Maafkan daku bila engkau tersakiti
Aku hanya ingin engaku ketahui
Betapa gundah gulana hati ini

Aku tau engkau begitu peduli
Memberi hatimu untuk kumiliki
Tak kala aku lemah engaku menyemangati
Selalu datang bagai Peri

Terkadang aku malu sendiri
Selalu membuat engkau sakit hati
Namun engkau selalu lalui
Dengan kasih yang kau miliki

engkau sangat berarti dihati
Salahku selalu engkau tangisi
walau aku selalu mengulangi
engkau tetap tabah menghadapi

Kasih..
Hapuslah airmatamu dipipi
Jangan Menagis lagi
berkenanlah memberiku waktu memperbaiki
Agar kudapat membuat senyummu mekar lagi.


karya Don Sisco S H

Seni Lukisan Jalanan 3 Dimensi Julian Beever yang Mengagumkan

Julian Beever adalah seorang seniman kelahiran Inggris yang terkenal menggunakan kapur tulis dalam berkarya. Ia menggunakan teknik proyeksi yang dikenal dengan anamorphosis untuk menciptakan ilusi 3 dimensi apabila dilihat dari sudut tertentu. Sejak tahun 1990 Beaver telah menggambar di jalanan (street art).  



Selain menggambar pada trotoar jalan, seringkali Beever berkarya dengan melukis pada dinding (mural). Pada tahun 2010, ia meluncurkan sebuah buku Pavement Chalk Artist, sebuah buku yang berisi foto karya-karyanya dari seluruh dunia. Saat ini Beaver bekerja sebagai seniman lepas dan seringkali perusahaan-perusahaan dan institusi besar memintanya untuk membuat lukisan untuk promosi.

penegertian nilai dan ekspresi

Secara umum kata “nilai” diartikan sebagai harga, kadar, mutu atau kualitas. Untuk mempunyai nilai maka sesuatu harus memiliki sifat-sifat yang penting yang bermutu atau berguna dalam kehidupan manusia (Purwadarminto, 1976:667). Dalam estetika, “nilai” diartikan sebagai keberhargaan (worth) dan kebaikan (goodness). Menurut Koentjaraningrat, “nilai” berarti suatu ide yang paling baik, yang menjunjung tinggi dan menjadi pedoman manusia/masyarakat dalam bertingkah laku, mengapresiasi cinta, keindahan, keadilan, dan sebagainya.

Nilai seni dipahami dalam pengertian kualitas yang terdapat dalam karya seni, baik kualitas yang bersifat kasat mata maupun yang tidak kasat mata. Nilai-nilai yang dimiliki karya seni merupakan manifestasi dari nilai-nilai yang dihayati oleh seniman/seniwati dalam lingkungan sosial budaya masyarakat yang kemudian diekspresikan daam wujud karya seni dan dikomunikasikan kepada penikmatnya (publik seni).

Ragam Nilai Seni
Peran keindahan selalu terkait dengan kehidupan sosial budaya manusia sehari-hari, misalnya: dalam arsitektur rumah tinggal, menata interior/eksterior, berbusana, menikmati keindahan musik dan sebagainya. Manusia memerlukan keindahan karena memberikan kesenangan, kepuasan, sesuatu yang menyentuh perasaan. Perasaan keindahan diperoleh dari alam dan benda atau karya seni.

Namun dalam perkembangannya, karya seni dicptakan tidak selalu untuk menyenangkan perasaan manusia. Karya seni dapat memberikan perasaan terkejut, namun tetap memberikan nilai-nilai yang diperlukan manusia, seperti perenungan, pemikiran, ajakan, penyadaran, pencerahan, dan lain sebagainya.

Menurut The Liang Gie jenis nilai yang melekat pada seni mencakup: 1) nilai keindahan, 2) nilai pengetahuan, 3) nilai kehidupan, masing-masing mempunyai pengertian sebagai berikut :

a. Nilai keindahan dapat pula disebut nilai estetis, merupakan salah satu persoalan estetis yang menurut cakupan pengertiannya dapat dibedakan menurut luasnya pengertian, yakni: a) keindahan dalam arti luas (keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual), b) keindahan dalam arti estetis murni, b) keindhaan dalam arti estetis murni, c) keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya
dengan penglihatan pada prinsipnya mengkaji tentang hakikat keindahan dan kriteria keindahan yang terdapat di alam, dalam karya seni dan benda-benda lainnya.

b. Dalam kecenderungan perkembangan seni dewasa ini, keindahan positif tidak lagi menjadi tujuan yang paling penting dalam berkesenian. Sebagian seniman beranggapan lebih penting menggoncang publik dengna nilai estetis legatif (ugliness) daripada menyenangkan atau memuaskan mereka (T.L. Gie, 1976:40). Fenomena semacam ini akan kita jumpai pada karya-karya seni primitir atau karya seni lainnya yang tidak mementingkan keidahan tampilan visual namun lebih mementingkan makna simboliknya. “Ugliness” dalam karya seni termasuk nilai estetis yang negatif. Jadi sesungguhnya dalam karya seni terdapat nilai estetis yang positif dan negatif. Contoh, pameran fotografi Anjasmara dan Isabele Yahya yang bertemakan Adam dan Hawa yang dinilai sebagai kesenian yang bernilai estetis negatif.

Pengertian Ekspresi
Ekspresi adalah proses ungkapan emosi atau perasaan di dalam proses penciptaan karya seni, proses ekspresi bisa diaktualisasikan melalui media. Media musik bunyi; media seni rupa adalah garis, bidang dan warna; media tari adalah gerak, media teaer adalah gerak, suara dan lakon.

mengambar

mengambar mengunakan pensil

http://www.youtube.com/watch?v=XNKXjA8AEdc

RAHASIA DIBALIK SANG MANTAN

Daku terbangun dari tidur, menatap indah langit fajar menandakan syukur daku pada sang pencipta lantaran masih memberi daku nafas dengan sejuta kenikmatan, daku pasang kacamata hitam nan tebal diselingi dengan kuncir rambut konyol layaknya anak usia 5 tahun, daku pandangi gestur tubuh yang benar-benar enggan untuk daku lihat, “GENDUT” itu yang mereka katakan pada daku, bahkan bahasa daku yang formal membuat mereka juga sering berkomentar negatif tentang daku, semuanya tentang daku. Mereka.. mereka yang daku sebut semua orang yang menjudge daku sebagai orang yang ter-jelek dan ter-aneh disekolah namun apa daya daku tak dapat membalas ataupun menentang mereka, karena daku hanya seorang siswa yang sangat-sangat biasa dirumah maupun di sekolah, hanya sebuah bakat menulis yang daku dapat dari Bunda yang melahirkan daku, kadang kala melihat wanita-wanita cantik bertubuh semampai nan langsing daku menyimpan rasa iri akan kah daku dapat seperti itu?

Daku berjalan menyusuri koridor sekolah yang bisa dikatakan indah itu dengan bunga-bungan bersusun rapi di tepinya, nampak beberapa anak yang sedang menyiraminya dan tampak pula segerombolan anak sedang menatap daku sinis, ehmm… daku tak habis fikir sebenarnya apa yang ada dibenak mereka? Apakah di atur dalam Undang-undang bahwa anak gendut, dan culun gak boleh mendapatkan perhatian yang layak? Tidakkan.. tidak ada peraturan, hukum, ataupun Undang-undang yang menyatakan demikan, jadi tolong buat kalian anggap lah daku ada dan SAMA seperti yang lainnya. Hal itulah yang sering daku utarakan dalam hati, daku tak berani mengatakannya karena daku bukan siapa-siapa bagi mereka.

Setiap hari daku hanya bertemankan sebuah buku diary yang selalu daku hiasi dengan kisah hidup daku, seperti hari ini daku menulis..

2 Februari 2013
“Tuhan, bukannya daku tak mensyukuri nikmat dan karuniamu yang telah engkau limpahkan pada daku, tapi kumohon Tuhan berikan daku seorang teman yang dapat menemani daku dalam senang maupun sedih.”

“teman ya…” ucap seorag pria bertubuh tinggi menjangkung menghadap kedalam diary daku yang mulai usang termakan waktu, jujur bahkan daku tak mengenal siapa sosok pria tampan itu
“kamu siapa? Ap.. apa daku mengenalmu?” ucap daku canggung tat kala berhadapan dengan pria itu, menatap seorang pria adalah hal yang sangat minim daku lakukan bahkan daku belum pernah menatap pria selain ayah.
“daku…? oh… ya sudahlah… kayaknya kamu belum mengenalku…” ucapnya singkat sembari mengacungkan tangannya pada daku hendak bersalaman sambil berkata manis “nama aku.. eh maksudku, nama daku Medy… Medy Sastra Wirya… Just call me Medy… namamu?”
“cherry…” tutur daku agak malu sembari melepaskan salaman melihat hal itu medy langsung tersenyum polos

“sebenernya udah tau sih… anak XI IPA 1 kan?” tanyanya sembari daku mengangguk pelan, dalam hati daku bertanya “kok dia bisa tau? jangan-jangan dia membuntuti daku? Atau dia seorang detektif yang menyamar menjadi seorang siswa SMA?” Namun fikiran itu dihapus oleh medy dengan suaranya yang agak melengking cerewet
“ih, lagi mikirin aku.. eh.. daku ya?” godanya dengan wajah yang bener-bener konyol
“ti… tidak,” tolak daku bulat-bulat enggan untuk melihat wajahnya yang dapat membuat daku tersenyum “maaf… kalau daku boleh tau kamu kelas berapa?” tanya daku menaikkan kepala setara dengan bahunya, sementara ia menundukkan kepalanya sedikit menghadap daku dan berkata “XII IPS 1”
“o..ooohh… kakak kelas.. ma… maafkan daku lancang” ucap daku sekali lagi canggung
“ti… tidak… formal banget sih… gak papa lagi aku malah seneng bicara ma kamu…” ucapnya dengan senyuman yang paling manis

tanpa terasa bel bertanda jam istirahat selesai berbunyi, medy pun menatap daku dengan lugu dan mendadak berdiri terkejut.
“ada pena?” tuturnya menadahkan tangan sembari daku memberikan pena yang daku genggam, ia mengeluarkan selembar uang kertas bernominal Rp 5000,- dan menulisinya dengan angka-angka yang mengarah pada dua kata, nomor Hp
“nih, ems.. daku gak punya uang kecil, ambil gih! Jangan di jajanin…” ucapnya sembari berlari pergi.

“kak medy” ucap daku dengan senyuman dan kembali kedalam dunia nyata yang benar-benar menyesakkan, setibanya di rumah daku langsung mengenggam handphone dengan raut wajah dilema, telpon atau tidak? Benak daku berbicara sendiri dan perasaan ini sangat aneh tak pernah daku rasakan sebelumnya, daku kuatkan hati dan menekan tanda hijau di tombol handphone peninggalan zaman Belanda alias handphone dengan segudang kekurangan itu, sebenernya Bunda telah menawarkan daku untuk membeli handphone baru namun daku menolak lantaran untuk apa daku dibelikan yang baru toh, daku juga gak punya temen buat sms-an bahkan telponan, namun untuk sekarang daku akan memikirkannya lagi, saking gugupnya daku tak kuat untuk berbicara dan saat terdengar suara seorang pria daku langsung menekan tombol merah yang bernaung di handphone itu, gugup itu yang daku rasakan saat ini, terdengar suara jantung daku berdetak dengan cepat dan rasanya wajah daku terbakar panas, satu pesan masuk

Maaf Siapa ya?

Tulisnya singkat namun daku tak sanggup membalas sms dan akhirnya pagipun menjelang dengan sangat cepat layaknya sang surya sudah tak sabar menyinari jagat raya ini, tapi entah kenapa perasaan yang daku rasakan sekarang sangat berbeda jauh dengan yang sebelumnya, lebih tepatnya daku sangat bersemangat untuk bersekolah, jangan-jangan ini yang dinamakan jatuh cinta? Daku mengernyitkan bahu sendiri menendakan kebingungan, daku berdiri di depan kaca untuk sekali lagi berharap ada keajaiban yang terjadi semalam sehingga tubuh daku dapat sedikit menyusut, namun ternyata tidak nampaknya tumpukan lemak bertambah banyak dan nyata, apa yang daku makan semalam? Rasanya tak ada?, daku pun menghiraukan tumpukan lemak itu dan bergegas pergi ke sekolah dengan bahasa kerenya on foot atau jalan kaki ya, jarak dari rumah ke sekolah sih lumayan dekat makanya jalan kaki lagian sekalian jogging gitu latihan buat nurunin berat badan walaupun 0,5 ons setiap hari, sesuai dengan pribahasa “sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit”

Setibanya disekolah daku dikejutkan oleh seorang pria yang sama dengan kemarin, ia memberi daku sebuah coklat
“kata orang sih makan coklat dapat nurunin berat badan” ketusnya polos sembari bersiul riang berjalan mendahului daku yang saat itu bingung lantaran coklat pemberiaanya. Daku buka pembungkus coklat itu yang terbuat dari alumunium foil, sepertinya ini bukan coklat mahal yang biasa dibelikan kakak pada daku, namun daku berusaha untuk memakanya dengan lahap, satu gigitan pikir daku tidak enak namun itulah awal daku memulai gigitan kedua dan gigitan ketiga ternyata coklat ini sangat enak, bertanda lebel coklat yang terjatuh itu dark coklat kata orang coklat ini terkenal dengan rasa pahitnya tapi, kok manis ya?
Daku pun mencondongkan kepala sedikit patah kekanan bertanda bingung, pada akhirnya daku kembali menyusuri koridor sekolah dengan tatapan sinis orang-orang seperti biasa

Daku duduk di kelas sembari merenungi seseorang yang memberi daku coklat tadi entah apa yang daku fikir tentangya sehingga daku ditegur oleh guru lantaran tersenyum sendiri, harap maklum awal jatuh cinta mungkin ini tandanya, bel berbunyi berseru jam istirahat telah menghampiri jiwa yang penat melihat dan memikirkan segudang angka, daku duduk ditempat biasa menghadap langit cakrawala yang membentang luas berharap ia datang menghampiri namun entah mengapa ia tak datang seperti biasa, daku menunggu dengan resah hingga untuk sekali lagi bel menandakan jam istirahat telah usai berbunyi daku berjalan dengan pupus hingga daku dapati dua orang wanita sedang membicarakan orang yang dipikirkan “loe, tau gak medy tadi sakit loh!” ketusnya dengan keras layaknya seorang penggossip handal
“oh, wajar aja tadi dia pulang, gue kira dia ada masalah” tutur yang satunya lagi menyambung gossip namun ia berhenti tatkala melihat daku jijik dibalik tiang koridor sekolah yang mematung dan berlalu dengan menyimpan kebencian, dalam benak daku berkata wajar dia tak datang menemui daku tapi apa daya dakupun melengos pergi dengan sejuta kerinduan.

Siang berganti malam daku mulai memegang handphone yang sangat jarang daku pegang mencoba memberanikan diri untuk menelponnya namun untuk sekali lagi daku mengibarkan bendera bertanda S.O.S, daku tak sanggup namun tak beberapa lama handphone daku berdering seperti ada yang menelepon…
“Assalamualaikum…” ucapnya agak sedikit bergetar jujur saja daku juga sedikit malu untuk mengangkat telponya
“wa.. waalaikumsalam” jawab daku dengan agak ragu namun entah mengapa suaranya hilang dengan misterius, daku benar-benar bingung dengan tindakan kak medy pada daku, semoga saja kak medy… ems… ah, sudahlah daku tak ingin berharap padanya, dia tampan, menarik, pintar dan digandrungi para gadis sedang daku gendut, jelek dan cupu.
Daku pun membaringkan badan mengarah ke langit-langit rumah, terbayang sosok kak medy tersenyum pada daku dengan lembut, membayangkan bagaimana saat dia memberikan daku coklat dan bagaimana saat dia menelpon daku tadi, tak terasa daku tersenyum-senyum sendiri menandakan bahwa daku benar-benar sepenuhnya mencintai kak medy.

Akhirnya liburan rutinpun datang daku tak ingin menyia-nyiakan waktu hanya engkang-engkang kaki dirumah, setelah sholat subuh daku langsung keluar dari rumah untuk jogging, ya.. hampir setiap hari minggu daku jogging lantaran berharap bisa agak kurusan hehe… tapi, minggu ini tak seperti minggu kemarin sepertinya ada yang mengikuti daku, daku pun tak henti-hentinya melirik kebelakang dengan harapan orang tersebut terlihat gelagatnya, namun saat daku menoleh hanya nampak segerombolan anak kecil bermain membentuk lingkaran, mana mungkin anak-anak itu mengikuti daku?, dengan seribu langkah daku berjalan cepat dengan harapan lebih cepat sampai ketujuan, semakin cepat dan semakin cepat daku berjalan hingga pada akhirnya ada seseorang menyentuh pundak daku dengan sigap daku menghadap kebelakang dengan posisi siap menyerang namun betapa terkejutnya daku tatkala melihat kak medy hendak menangkis tangan daku.
“chery, ini daku” tuturnya formal sepertinya kak medy telah terbiasa menggunakan kata formal saat bersama daku
“kak medy..” tutur daku terkejut menurunkan pukulan
“iya, ini maaf daku buat kamu terkejut” ucapnya dengan lembut sembari daku hanya bisa menggelengkan kepala dengan anggunnya “oh, ya… udah makan?” sambungnya agak sedikit menunjuk, dan sekali lagi daku hanya terdiam “lg diet?” tuturnya mempertanyakan daku hanya menggangguk pelan “ems, daku pernah search di google sarapan itu adalah yang terpenting kalo kagak makan pagi entar siangnya lemes loh?” ucapnya lagi membujuk sedikit paksaan, dengan rasa berat hati daku pun mengikuti ajakannya untuk sarapan, dalam hati ada parasaan yang mengganjal percuma daku jogging hari ini.
“ehem…” tutur kak medy agak menyindir
“ada apa?” ucap daku dengan tenang
“kamu ini orangnya pendiem banget ya…” ujarnya yang membuat daku agak tersedak bubur ayam yang sedari tadi daku suapkan
“aku juga seperti itu dulu…” ucapnya sembari terdiam beberapa saat “ah…sudahlah” sambungnya berdiri sembari mengeluarkan secarik uang ketas bernominal Rp 50.000 dan membayarkannya pada tukang bubur
“ayo lari lagi…” tuturnya dengan sigap menarik kedua tangan daku

Sesampainya di rumah tak terasa peluh membanjiri tubuh daku yang agak getir lantaran berlari, Kak medy yang mengantarku pun telah berjalan pulang menuju arah rumahnya yang bahkan daku tak mengetahui dimana letaknya.

Keesokan harinya entah apa yang kak medy fikirkan sehingga pulang sekolah ia mengajak daku pergi bersama ke suatu arena bermain tepatnya pasar malam, awalnya daku menolak lantaran pasti Ayah dan Bunda tidak memperbolehkan, namun kak medy tetap bersih keras sehingga pamitlah ia pada Ayah dan Bunda, tanpa diduga dengan gaya charmingnya ia pun berhasil menakhlukkan hati Ayah dan Bunda dan pada akhirnya kami pergi ke pasar malam tersebut.
“cherry mau naik apa?” tanyanya pada daku yang agak anti dengan keramaian
“entah terserah kakak aja” ucap daku membuatnya tertegun dan langsung menarik lenganku menjauh dari pusat keramaian, awalnya daku bingung hendak di bawa kemana namun kak medy meyakinkan daku, sehingga sampailah daku pada sebuah wahana permainan yang berjudul “Rumah Hantu” ems… setiap kaula muda pasti menyukai wahana ini karena selain dapat memacu gerak refleks juga mampu memicu adrenalin, alhasil daku keluar dari wahana dengan reksi yang Biasa Aja dan si cowok yang kata orang pemberani setengah mampus pun keluar dengan keringat dingin yang mengucur deras, daku hanya tersenyum lugu melihatnya pucat pasi bahkan lebih pucat dari pada Robert Pattison. Sedang asik tertawa ternyata terdengar suara ringtone Hp sang cowok ia pun pergi agak menjauh dari daku tampak gelagat aneh yang terlukis diwajahnya, setelah ia mengangkat Hp itu daku langsung ketus bertanya agak kepo “siapa? pacar kakak?”
“bu.. bukan.. temen kok.. ems, udah melem pulang yuk!” ajaknya sembari menarik tas daku yang menjuntai, kami pun menunggu bus trans di halte tak jauh dari pasar malam tak dapat daku pungkiri alasan ia hari ini tak membawa mobil sedan mencelingnya adalah karena mobil kesayangannya itu sedang di rumah sakit dalam keadaan keritis, tampak bersebelahan matanya memandang tajam dan romantis ke arah mata daku, seakan mengisyaratkan ”cherry, maukah kamu menjadi pacar daku?” wajah daku mulai memerah dengan senyum yang lebih manis dari biasanya daku kibaskan pelan rambut daku yang lurus terurai, tak berapa lama ia tertawa kecil dan menghentikan pandangannya itu dan memulai pembicaraan
“cherry…”
“hnm” jawab daku gemetar dan mencoba memandang matanya
“a…aku” tuturnya gugup sementara daku semakin memicingkan mata bertanda rasa penasaran yang tinggi
“a… aku…”
“ya…”
Gluk, ditelannya air ludah yang hampir mengering “aku Cuma mau bilang kalo… kalo hujan akan segera turun”
“hek…”
dengan sekejap hujan yang tadinya rintik berubah menjadi deras seakan bersekongkol bus trans yang kami tunggu pun datang dengan heroiknya, masuk kedalam bus mungkin menjadi solusi yang sangat tepat, namun didalam bus hanya tersisa 2 kursi penumpang yang kosong dan sangat-sangat berjauhan, kak medy pun mengangguk pelan pada daku yang agak gusar lantaran tak dapat duduk bersebelahan denganya, daku hanya dapat memandang kak medy dari kajauhan nampak ia sedang mengetik sebuah pesan singkat pada seseorang dan tak lama dari itu sebuah pesan singkat mendarat pada Hp daku, untungnya daku telah mematikan nada pesan masuk kalo tidak bisa malu…

One messege
Cherry…
=>hn…
Loe lg apa?
=> apa dirimu tak melihat jika daku sedang duduk?
Oh, iya yah, pertanyaan yang kekanak-kanakan
=> hn
Jawab daku ringan berharap ada kata-kata indah yang akan kak medy ucapkan malam ini pada daku

One messege
Cherry…daku mau bilang kalo daku suka ma kamu!
=> -
Daku tak dapat menjawab, jantung daku mulai berdetak sangat-sangat cepat, wajah daku sepertinya menampakkan warna yang merona.

One messege
Kamu gak suka daku ya? :(
=> .bu.. bukan begitu… da.. daku juga suka kak medy!
Ha… serius! jadi mulai hari ini kita pacaran?
=> ems..terserah, tapi kak nanti apa kata orang-orang!
Ih, jangan dengerin orang-orang yang penting kita pacaran, aku suka kamu, kamu suka aku, kita sama-sama suka
=> ?

Dan pada malam itu daku pun mulai merasakan yang namanya cinta dan kasih sayang dari seorang pujaan hati, ya walaupun disekolah semua orang menatap kami sinis, mereka sering bilang kalo daku dan kak medy tuh gak cocok, secara kak medy kan pinter, ganteng, keren dan daku apa? Gendut dan jelek
“kak…” ucap daku singkat saat duduk ditaman yang biasa kami datangi
“hn” jawabnya menghentikan acara membaca novel dan berbalik arah menatap daku “ada apa?” sambungnya dengan wajah polos yang selalu berhasil menarik daku ke dalam dekap cintanya
“daku ingin diet” ketus daku membuatnya tersedak dengan kaimat-kalimat mumet yang ada dalam memory nya
“di…diet?” tanyanya seolah tak percaya dengan yang ada “tapi untuk apa?”
“daku ingin kakak tak dicaci lagi oleh orang-orang lantaran memiliki pacar yang gendut seperti daku” ucap daku dengan 100 % ambisi.
“tapi…”
“ssssttttt, jangan bilang apapun kak, daku ikhlas kok… minggu pagi jogging ya!” tutur daku meyakinkan nampaknya ada yang aneh pada raut wajah kak medy

Minggu paginya daku dan kak medy pun jogging untuk sedikit menurunkan berat badan daku, begitupun sorenya daku jogging lagi, beberapa bulan ini bener-bener sangat melelahkan bagaimana tidak setiap hari daku harus makan sayur dan buah tanpa nasi… whats daku kan orang Indonesia asli, sangat bahaya bila makan tanpa nasi, rasanya seperti pelajaran matematika tanpa angka, terkadang kak medy menyuruh daku untuk berhenti dari program ini namun daku menolak mentah-mentah, dan endingnya 2 bulan berlalu dan berat badan daku menurun drastis 25kg, bahkan sekarang semua baju daku dinyatakan kebesaran, sifat anak-anak disekolah pun berubah drastis dari yang tadinya mencaci menjadi memuji, senang rasanya sekolah dengan damai dan bahagia, sampai pada akhirnya daku menemui seorang pria berpostur tinggi nan tampan sedang mengobrol ria siapa lagi kalau bukan kak medy dan teman-temannya fikir daku hendak menyapanya namun kaki daku terhenti tatkala sahabatnya mengatakan sesuatu
“wah… kan apa gue bilang medy! dia tuh orang yang tepat sekarang kite nih yang tekor lantaran harus bayar loe!” ketus sahabatnya yang mengenakan seragam urak-urakan
Dengan sigap kaki daku mencoba agak mendekat dengan mereka sedikit menguping (jangan meniru)
“iya, med… gue nyesel kenapa gak gue aja gitu yang nembak dia terus diterima, then dia jadi kurus+cantik dan bonusnya menang TARUHAN” tutur yang satu lagi dengan nada suara yang agak melengking nampak medy hanya tersenyum polos seperti biasanya dengan cepat langkah kaki daku menghampiri mereka dengan raut gusar daku mendekat mencoba meraih bahu pria tampan itu dan PLAAKKKK tak sengaja sentuhan cinta ditambah dengan tenaga sedikit membekas di wajahnya yang mulus itu, linangan air mata yang sedari tadi mengalir memburamkan pengelihatan daku
“kenapa kamu lakukan ini pada daku?” tutur daku membentaknya dengan kuat sementara kak medy hanya memegang pipinya
“bu… bukan maksudku cheryy”
“bukan maksudmu tapi masih kamu perbuat, daku kira kak medy tak sama dengan pria yang lain tapi apa! Kak medy lebih 100000000 PARAH daripada mereka” ketus daku ke arah kak medy yang agak shock mendengar ucapan kasar daku, harus diakui karna baru kali ini daku dapat meluapkan emosi, daku pun segera berlari dengan backsound suara panggilan dari kak medy yang mencoba mengejar “tak usah mengejar daku, mulai sekarang kita gak ada hubungan sama sekali… KITA PUTUS” jerit daku berbalik sejenak melihat kak medy yang hampir setengah sadar dan berhenti mengejar daku

Air mata daku masih berlinang ditengah malam yang begitu indah, daku pandangi foto-foto indah bersamanya untuk sekali lagi daku menangis kencang layaknya seorang pujangga kehilangan cinta sejatinya.
6 bulan berlalu semenjak hari itu daku tak pernah lagi melihat kak medy, kelulusan anak-anak kelas 12 telah berlangsung 3 bulan yang lalu, mungkin sekarang kak medy telah menemukan pengganti daku, jujur hingga saat ini daku belum dapat melupakan kak medy atas cinta yang pernah ia berikan pada daku, walaupun cinta itu dilandasi dengan taruhan.
Tak berapa lama daku terduduk membisu ditaman biasa entah mengapa di kursi panjang itu nampak sebuah buku diary tua yang percis sama seperti milik daku tertanda Medy Sastra Wirya daku buka lembar demi lembar diary tersebut hingga daku temukan sebuah halaman

Diary cantikmu tertinggal pada hari ini chery? Kamu tak ingat? Ya sudah biar aku yang menyimpan dan melanjutkannya untuk mu…

Daku buka lembar berikutnya

12 feb 2013
Teman-temanku menganggapmu mainan, aku sedikit tak terima dan aku sangat membenci mereka. Bagaimana mungkin seorang wanita baik hati sepertimu menjadi ajang taruhan, namun akhirnya aku terima juga lantaran mereka yang memaksaku chery.

Untuk sekali lagi daku membuka lembaran selanjutnya, terasa air mata
daku sedikit berlinang

17 feb 2013
Aku sangat senang karna bisa jalan bersamamu, aku tau kamu tak banyak bicara namun itulah yang membuatmu menarik, namun ada hal yang ku benci mereka membuntutiku chery, mereka menyuruhku menyatakan cinta padamu sejujurnya aku sangat senang untuk menyatakan cinta padamu, tapi aku tak mau endingnya kamu tau bahwa ini soal taruhan. Di bus aku merasa sangat gugup aku takut kamu tak menerima cintaku tapi syukurlah kamu menerimanya, chery asalkan kamu tau aku tak peduli kamu itu gendut atau jelek yang penting sekarang manusia dimata Allah tuh sama chery…:) I LOVE U

Air mata menetes sedikit di pipi daku untuk membalikkan selembar kertas berikutnya

20 feb 2013
Aku agak terkejut melihatmu, meminta izin padaku untuk diet, jujur saja
aku lebih suka kamu yang apa adanya ;(

17 april 2013
Kamu cantik banget chery, sempet pangling lihat kamu yang sekarang, hembb, tapi banyak buanget yang ngincer kamu sekarang… ;(
Tapi melihatmu berlari dan meneriakkan namaku sudah membuatku senang

Dan akhirmya lembaran terkhir yang tulisannya nampak acak-acakan dan kertasnya separuh robek menempel tak terarah dakupun mulai membacanya dengan penasaran

01 mei 2013
Akhirnya kamu mengetahuinya juga, kamu nampak kecewa padaku terlihat dari raut air wajahmu, tamparan yang kamu berikan itu kurang dan sangat kurang melambangkan kekecewaan dan kesakitanmu, maafkan aku chery…
Tapi ada sesuatu yang harus kukatakan bahwa aku mencintaimu sebelum teman-temanku mengajak taruhan alasan pertama aku menyukaimu adalah:
1. Kamu sama sepertiku, jujur dulu aku pernah gendut sama sepertimu, aku merasa kita satu nasib chery, dulu aku juga dibenci, dimaki, dibully, maka dari itu aku ingin melindungimu dari mereka
2. Aku suka kamu apa adanya
3. Senyummu mengalihkan duniaku

daku berhenti membaca dan menangis tersegan-segan tapi tulisan didalam diary itu belum selesai seperti coretan yang agak tipis sehingga dapat terbaca dengan sedikit kecutan di dahi.

Jangan beri tahu siapapun jika kamu mencintaiku, biarkan aku yang memberi tau dunia bahwa kau kekasih yang ku cintai.

I LOVE U CHERRY
Kalimatnya benar-benar terhenti dan untuk sekali lagi daku menangis tersegan hingga pada saatnya ada sebuat balon yang terlihat dihadapan daku, di bawahnya terdapat juntaian coklat yang berinisial dark coklat, daku berharap kak medy yang datang, namun ternyata seorang anak kecil berparas tampan mengacungkan balonnya dengan cepat daku menghapus airmata
“kakak jangan menangis, nanti jelek loh…” ucap anak itu
“untuk kakak?” tanya daku polos sehingga anak itu menganguk pelan
“wah, makasih banyak ya bilang ke mamanya”
“kok ke mama sih?”
“jadi ke siapa?” tanya daku lagi
“ke kakak, yang itu!” menunjuk ke arah sebuah pohon yang rindang terdapat dibawahnya seorang pria yang tak jelas wajahnya tanpa berfikir panjang daku lansung memastikan sesuatu daku menghampirinya dengan deg-degan
“maaf…” belum sempat menyelesaikan kalimat ia langsung memotong
“itu diary milikku”

---the end------

CINTAKU BERTEPUK SEBELAH TANGAN


Waktu berlalu sangat cepat , sudah 2 minggu aku menjalani hubunganku dengan pacarku , dia bernama Fatir . Aku sangat sayang sama dia , begitu juga sebaliknya . Dia baik , manis , keren , pinter breakdance pula . Oh iya , aku juga punya 3 sahabat yang bisa ngertiin aku , yaitu , Kirana , Ayu dan Rizal . Nah , kebetulan , diantara kita yg jomblo itu aku . Kirana sama Rizal , Ayu sama Bimo . Aku ? I don't know . Sahabatku adalah penyemangatku , saat aku sedih , mereka selalu ada buat aku , kami kompak , kami gak gampang percaya omongan jelek dari orang lain yg hampir merusak persahabatan kita .

Kembali ke pacarku , Fatir , beberapa hari ini , kami ada sedikit konflik hingga akhirnya kami putus pas 3 minggunya kami . Semenjak itu , aku sangat susah buat ngelupain Fatir , gak ada seorangpun yg merubah perasaanku ke dia , padahal , aku udah berusaha sebisaku untuk melupakan dia . Gimana lagi ? Bagaimanapun , aku harus melupakan dia ! Sahabatku selalu bilang"Sabar ndin , sabar!Jangan emosi klo liat dia sama cewek lain."aku pun selalu mengikuti kata* mereka.

Suatu hari , sahabatku Rizal punya sahabat namanya Dhana . Dia baik , keren , suka nggombal , pokoknya sifatnya kebanyakan lucu , gokil deh . Gak tau kenapa , cuman gara*aku deket sama dhana sebagai temen , si Rizal malah jodoh*in aku sama Dhana .
"Ndin , tuh Dhana!"kata Rizal kepadaku
"So?Trus gue harus bilang WOW gitu ?"Jawabku dengan nada bercanda.
"Hmm,,Kamu tuh cocok bangeet sama Dhana . Sumpah deh !"
"Huuushh .. Jangan aneh*deh!"
"Aku serius! Udaaah , jadian sana ."
"Apaan sih ?Udah deh no , kok jadi bahas dia sih ? Tapi , kok bisa cocok ? Cocok dari mana ?"
"Pokoknya cocok daripada sama Fatir . Kurang perhatian ."
"Halaah , udah dulu deh . Bye!"Kataku sambil mengakhiri percakapanku dengan Rizal.

Terus*an si Rizal,Kirana dana Ayu jodoh*in aku sama Dhana , padahal kita deket cuman sebates temen biasa . Maklum , sama*jomblo , jadi dikacangin deh sama Kirana & Rizal . Aku kira , dia juga ada rasa sama aku . Lama kelamaan , aku beneran suka deh . Pas aku online di FB , Dhana juga paslagi online . Aku sama Dhana bercanda*an gitu di chat .
"Minta nomernya Fatir dong ? Kamu kan mantannya."
"Hmm..Iyaiyaa , nih *nomer Fatir*
"Sipp , masih disimpen aja nomernya ?"
"Masak mau dihapus ?"
"Masih sayang ya?"Tanya Dhana
"Sayang siapa ?"Balasku dengan nada bercanda
"Fatir lah"Jawabnyaku
"haha , iya gak yaa ?"
"Yakin ??"
"Tanya Kirana aja sana ! "
"Gak ah , Karina itu klo ngomog sm aku ruwet aja."
"hahahaha ,, eh status kamu nggombal aja tuh"
"wkwkwk ,, kan gak boleh galau !"
"Bisa aja kamu ?? Apa gunanya GALAU !!"Semangatnya.Aku dan Dhana terus bercanda , disitulah aku langsung tau sifatnya.Aku mulai suka sama dia waktu itu . Tapi sayangnya , dia udah suka sama kakak kelas kita , namanya Tata . Dhana itu tipe cowok yg setia dan gak mungkin aku maksain dia buat suka sama aku . Aku nge-Add FBnya kakak kelas yg disukai dhana itu . Eh , dia malah nanya*tentang Dhana , yah , aku rela lah demi orang yg kita sayang .
"Dek ,, kamu temennya dhana kan ?"Tanya kak Tata
"Iyaa kak , kenapa?"aku balik bertanya
"Aku mau tanya , tapi kamu jangan bilang Dhana ya ?"
"Iyaa kak , apa ?"
"Dhana itu anaknya gimana sih ?"Langsung deh , hatiku hancur pas ditanya gitu . Dengan jujur aku menjawab"Dhana itu lucu kak , agak lucu tapi seru , baik juga kak . Kakak suka Dhana yaa ?"Tanyaku nggak ikhlas .
"hahahaha ,, enggak*dek .... Aku lagi deket aja sama dia ."JLEB !
"Kok nggak jadian aja kak?"
"hahahaha ,, nggak tau dekk. Menurutmu dia cowok setia nggak ?"
"Setia kok dia kak."
"Beneran ? Jangan karna kamu temennya terus kamu baik*in dia lho ya dek."Aaarrgghh :@ cerewet banget nih orang #sabaaaar# . Lalu aku jawab,"Enggak kok kak , beneran."Akhirnya aku selesai chat sama dia , sampai besok , aku masih ngerasain sakiit hatiku waktu kak Tata nanya gitu . Tp aku cuma bisa sabaar & tabah , walau sebenernya gak bisa nerima kenyataan PAHIT ini ! Mungkin gak lama lagi , Dhana nembak kak Tata dan jadian deh ~ Tapii ,, aku yakin , mereka nggak selamanya . Dan buat aku bakal indah PADA WAKTUNYA . Tapi untuk kali ini , aku bener*ngerasain sait hati yg dalam . Cintaku bertepuk sebelah tangan .


~~~~~~~ THE END ~~~~~~~~~~

CINTA DALAM HATI


Namaku vina karina, Karin sebutan temanku biasa memanggilku. Aku, Via, Nuri dan Septin kami sudah berteman sejak duduk di bangku SMP,dan hari ini adalah hari yang amat aku dan tamanku nanti,karena hari ini pertama aku masuk SMA,Senang rasanya hari ini memasuki masa orientasi untuk hari pertama, seperti biasa di bagi tiap regu kelompok dan aku masuk kalompok suku banyuke ada kakak pendampingnya dia bernama Aldy dia duduk kelas 2 selisih setahun sama aku,kayaknya sih baik si kakak ini tapi agak jutek,tak lupa kamipun satu persatu berkenalan dengan teman kelompok,acara di mulai berbagai permainan kami jalani dan berbagai hukumanpun kami dapatkan,Tapi ini hari sangat menyenangkan bertambah teman,pengalaman tentunya,hari pertama sukses aku jalani,Aku,Via,nuri,dan Septin bargegas untuk pulang kerumah,sampai di rumah kami harus menyiapkan bekal untuk MOS hari esok,keesokan hari kami berempat bergegas berangkat untuk tidak telat karena akan dapat hukuman kalau telat,kamipun sampai juga di sekolah dan langsung apel seperti biasa selanjutnya kegiatan MOS,,,,,,,dan begitu selanjutnya sampai hari terakhir.

Hari pertama aku masuk untuk mengikuti pelajaran,tapi sebelumnya cari kelas dan tempat duduk,kebetulan aku dan via satu kelas jadi tak perlu cari teman buat duduk bareng,bel berbunyi krriiiiiinnnggggg’’’’’’’’’’’’’; kamipun siap untuk mengikuti pelajaran pertama,tapi sebelumnya guruku meminta untuk perkenalan terlebih dahulu,Bagas begitu aku termenung melihat sosok dia yang kalem santun dan lembut bicaranya,ah bodoh aku kan baru lihat dia mungkin cuma perasaanku saja,pelajaranpun di lanjut guruku menerangkn dengan serius,tapi aku gak bias konsent mataku jlalatan bawaannya selalu tertuju pada Bagas,kenapa sih aku gak biasanya kayak gini aneh,Viapun bertanya,,kenapa kamu Rin???jawabku gak apa-apa kok Vi jawabku datar,,,,kamu perhatikan dong gurunya nerangkan nanti kamu gak ngerti lho!!!!! Iya Vi ne udah ku perhatikan,,,,bel udah berbunyi waktunya kami berempat bergegas untuk ke kantin,lagi dan lagi cowok itu muncul,,sambil mendesah!!!! Siapa Rin Tanya Nuri?????sambil keheranan,,,!!!! Siapa lagi kalau bukan si Bagas,,,owww Bagas to jawab Via mendesir,,,udah yuk kita makan keburu bel nanti,,bel bunyi lagi waktunya masuk kelas masing-masing pelajaran selanjutnya di mulai,lagi dan lagi mata dan fikiranku tertuju pada si Bagas,,akupun berusaha mengalihkan fikiranku ke pelajaran tapi tetap gak bisa,,jantungku berdebar cepat dak fikiranku mulai gak tenang dan hilang semua konsent pelajaranku guruku mengakhiri pelajaran dan waktunya untuk pulang,,sampai di halaman sekolah Bagas menghampiri aku,,dan ngobrol banyak ntah apa yang aku obrolin gak terasa udah dekat dari rumah,gak lama Bagaspun pamit pada kami untuk belok ke gang rumahnya sambil berkata:mampir yuk!!! Jawab kami iya terima kasih lain kali aja,,,kami terus berjalan dan akhirnya sampai rumah juga,,hari yang sangat melelahkan bercampur bahagia itu yang aku rasakan perasaan yang aneh dan selalu bertanya-tanya tentang Bagas,kenapa fikiranku selalu memikirkan Bagas sampai malam larut aku tak nyenyak tidur di fikiranku selalu teringat dia tadi saat bicara di depan kelas,mataku tak kuat lagi wktunya tidur dan besok harus bangun pagi,

Suara alarm membangunkanku udah pasti udah pagi,waktunya bangun dan mempersiapkan diri untuk berangkat sekolah,teriakan suara temanku udah terdengar aku harus pamit pada kedua orang tuaku untuk berangkat sekolah,kamipun berangkat seperti biasa berempat,kami berjalan dan tak kuduga Bagas terlihat berdiri entah nunggu siapa,tak lama Bagas malambaikan tangan pada kami,Dia berkata” aku udah lama nunggu kalian ayo cepat udah agak siang ini”,iya sabar singkat jawab kami.Kamipun berangkat bereng bersama dengan Bagas tak terasa sampai juga di sekolah,tak lama belpun meandering kamipun bersiap menuju kelas untuk mengikuti pelajaran,ada yang aneh dari si Bagas kenapa dia memandangku seperti itu???dalam hatiku bicara,jam pelajaran udah berakhir,dengan perasaan kaget Bagas menghampiri aku untuk mengajakku ke kantin bersama-sama,kamipun bergegas ke kantin untuk makan dengan penuh canda kami ngobrol,gak seperti biasanya perasaanku bahagia banget ntah apa yang aku rasakan aku juga bingung,wknya istirahat udah berakhir sa’atnya pelajaran selanjutnya,Bagas tak henti-hentinya melihat aku di kelas begitu dia seterusnya sampai jam pelajaran habis,pulang sekolah Bagas pulang bersama kami,keesokan harinya Bagas datang kerumah dan mengajakku jalan-jalan tak bisa aku menolak dalam hatiku dan akhirnya aku ngangguk dan berkata iya,kamipun jalan berdua.

Keesokan harinya ada yang tak lengkap di kelasku si bagas tak datang di kelas,,sepulang sekolah kami mampir kerumah Bagas yang kebetulan satu perum untk memastikan kenapa dia sebenarnya,sampai di rumah Bagas tak terlihat siapapun,kamipun memutuskan untuk pulang.

Sampai di rumah perasaanku mulai cemas,fikiranku yang ada hanya Bagas,dan aku selalu bertanya:????kenapa dia”??mulai saat ini aku merasakan perasaan yang amat aneh mungkin ini yang di namakan CINTA tapi aku tak sepenuhnya paham apa itu cinta,yang jelas perasaanku ke bagas beda dengan perasaanku sebelumnya itu yang aku rasakan sekarang.

Sudah 3 hari Bagas tak terlihat,perasaan cemasku gak bisa hilang selalu memikirkan dia dan dia,gak ada kabar yang pasti,aku ingin ngobrol dan bercanda sama Bagas itu yang aku inginkan saaat ini.

Keesokan harinya Bagas datang kesekolah tentunya dengan wajah yang penuh semangat,tak lupa dia selalu menyapaku,”Pagi Karin”??? “Pagi juga Bagas”jawabku singkat,sambil tersenyum.

Udah cukup lama aku dan Bagas selalu bersama-sama,tak ada yang berubah dari seorang Bagas di tetap yang dulu,seorang yang santun,begitupun perasaanku gak berubah sedikitpun dari yang dulu tetap.

Tiga hari lagi aku genap berusia 18 tahun,aku pengen meranyakan hari bahagiaku bersama orang yang aku sayang selain orang tuaku dan adik-adikku,tapi siapa ???”!!! ntahlah pikiranku terlalu berharap banyak untuk itu sedangkan pacar aja gak punya,tapi aku selalu berfikir Bagas bisa menemaniku saat hari bahagiaku nanti tapi itu gak mungkin.

Keesokan hari kudengar kabar yang membuat hatiku terpukul,bahwa hari ini Bagas masuk rumah sakit lagi karena penyakitnya kambuh lagi,dia sudah lama menderita penyakit dalam,hatiku gundah perasaan cemas selalu datang di setiap aku mengingat dia.

Malam hari dan bertepatan dengan hari ultahku aku merayakan kebahagiaan ini bercampur perasaan gundah,dan malam itu juga aku datang ke rumah sakit untuk melihat keadaan Bagas,sesampai di rumah sakit aku melihat Bagas berbaring dengan mata terpejam,tak lama ada seorang ibu menghapiriku di depan jendela,dan bertanya.”??
Ibu : sedang apa adek di situ?
Jawabku : lihat teman sakit.!!
Ibu : siapa??
Jawabku : Bagas .!!
Ibu : Benarkah?
Jawabku : iya,memang kenapa bu??
Ibu : kamu temannya Bagas anak saya??
Jawabku : iya,teman sekelasnya dia.!!
Ibu : kalau gitu silahkan masuk.!!!
Jawabku : terima kasih ibu.bergegas kedalam`````….

Sang ibu pun ngobrol banyak sama aku dan Tanya-tanya tentang aku,tak lama ia mengeluarkan kertas kecil ntah apa itu,tak ku duga ia mengasihkan kertas kecil itu padaku,beliau bilang ini titipan dari Bagas dan ia tak tau persis apa pesannya.

Tak lama ibu pamit untuk keluar sebentar,akupun nunggu Bagas sendirian dan aku mandekati dia ku genggam tangannya seakan ku tak mau kehilangan dia sambil ku berdoa,tak lama ibu datang,gantian aku pamit keluar sebentar kepada ibu,aku duduk sambil merenung tak lama terdengar jeritan dari kamar Bagas di rawat akupun segera masuk kedalam ibu Bagas menangis histeris dan ternyata Bagas tutup usia, akupun larut dalam kesedihan tak mampu ku bendung air mata ini yang terus menetes,ku hanya bisa terdiam melihat kenyataan ini,akupun membaca surat dari Bagas,perlahan ku mulai membaca yang isinya. “hari ini adalah hari bahagiamu yang genap 18 tahun,happy birthday yach,,,,,,Sehat selalu dan selalu di lindungi tuhan YME, Karin,sudah lama kita bersama-sama tapi aku gak berani ngungkapin perasaan ku ke kamu yang sebenarnya aku sayang sama kamu,meskipun aku gak bisa miliki kamu tapi aku selalu sayang kamu dan selalu ingat kamu di sana” tanpa sadar hatiku menjerit dan aku meneteskan air mata yang ternyata Bagas juga sayang sama aku sebaliknya aku ,tapi semua telah berlalu dan hanya kenangan kita.

Ini adalah hari terindahku juga kado terindahku sekaligus hari dukaku,kamu telah kembali,selamat datang kesendirian,selamat datang kesedihan dan selamat jalan “CINTA DALAM HATIKU”.


~~~~~~~~~~~ the end ~~~~~~~~~~

Inikah Pengorbanan Cinta

Langit malam begitu indah. Di sebuah lubang persegi di atas jendelaku terlihat bintang bertaburan di langit gelap itu. Sungguh indah cahaya bintang itu. Terpikir di benakku, Ibuku mungkin ada di antara cahaya bintang itu, tersenyum indah dengan senyumannya membuat kami bahagia. Di temani oleh para malaikat dan bidadari disana.

Tiba-tiba handphoneku berdering, tanda sms masuk. Sebuah nama yang tak asing lagi, yaitu Farhan. Dia sms aku lagi dan mengatakan hal yang sama “Aku sayang kamu, Shila. Kamu mau gak jadi pacar aku?” Aku pun membalas smsnya itu. “Kalau kamu memang benar sayang sama aku, kamu telepon aku sekarang dan katakan hal yang tadi kamu katakan di smsmu itu.”
Aku menunggu telepon dari dia. Aku pengen buktikan, apakah memang dia benar sayang sama aku. Mungkin hanya itu yang bisa aku syaratkan buat dia, karena tidak mungkin juga dia datang ke rumahku saat itu juga untuk mengatakan hal itu, sedangkan rumahnya berada di Kalimantan. Beberapa menit kemudian, dia meneleponku. Aku pun terima telepon dari dia. Awalnya tak ada suara sedikitpun, akan tetapi telepon itu tetap terhubung ke nomornya.
“Assalamualaikum… Selamat malam, Shila!” ucap Farhan.
“Wa’alaikum salam, Selamat malam juga.” jawabku.
“Kamu lagi ngapain sekarang?” katanya lagi.
“Hmm, aku lagi baring-baring nih. Kalau kamu lagi ngapain?” balasku.
“Sama, aku juga lagi baring-baring nih. Aduh, sudah nih basa-basinya. Shila… sebenarnya begini aku pengen curhat. A. aaku suka sama seorang cewek. Dia tinggal di Sulawesi Selatan. Tepatnya di Pekkae. Dia keponakan dari Tante Ani. Tapi, dia akan nerima aku ngga yah, jika aku ngungkapin perasaanku ke dia?” ucapnya dengan suara yang gugup.
“Tapi? Itu kan…..” ucapku tak meneruskan.
“Ii..yah, Itu kamu. Shila aa..ku sayang kamu! Sudah lama aku pendam perasaan ini. Kamu mau ngga jadi pacar aku?” kata Farhan dengan nada suara yang terus gugup.
“Hmm, begini kamu sekarang ada di Kalimantan, sedangkan aku ada di Sulawesi. Apakah kamu sanggup ngejalanin hubungan jarak jauh?” ucapku.
“Iyah, aku sanggup. Aku sayang sama kamu. Rasa sayang itu ngga akan jadi penghalang cuma karena jarak dan waktu. Aku pasti bisa ngejalaninnya. Untuk itu, apakah kamu mau jadi pacar aku?” kata Farhan.
“Hmm, baiklah. Aku harap perkataan kamu itu bisa kamu pertahankan.” kataku.
“Jadi, kamu terima! Horeee… Aku seneng banget. Aku lega dengarnya. Aku pasti bisa pertahankan itu.” ucapnya.
Tepat pada tanggal 29 Mei 2012. Aku jadian dengan Farhan. Aku dan dia ngobrol-ngobrol cukup lama malam itu.

Seminggu berlalu, hubunganku dengan dia berjalan dengan baik. Komunikasi pun tetap berjalan lancar. Dia selalu membuat aku senang. Bercanda dan tertawa bersama. Dia mengingatkanku dengan masa kecil kami dulu. Di saat aku menangis, dia menyanyikan aku sebuah lagu, sehingga aku tersenyum kembali dan berhenti dari tangisanku. Walaupun kenangan itu udah aku lupa, tapi dia tetap mengingatkanku.

Farhan suka sekali dengan tayangan reality show ‘Opera Van Java’. Hampir setiap hari dia utarakan gombalan pada tayangan kesukaannya itu kepadaku. Dengan kreativitasnya, dia juga menciptakan gombalan-gomabalan baru hanya untuk membuat aku tersenyum. Aku juga ngga mau kalah, hehehe.. Aku balas gombalannya itu. Yang membuat kami tertawa bersama lagi.

Tak terasa, hubunganku dengan dia berjalan dua bulan. Saat itu, yang membuat aku senang karena dia merencanakan untuk datang ke Makassar sebelum ramadhan tiba. Dia juga berkata ingin datang ke rumahku untuk menemuiku. Karena rasa rindunya kepadaku. Sebelum kedatangannya itu berbagai persiapan pun aku lakukan agar disaat dia datang nanti merupakan hari yang paling spesial buatnya. Alhamdulillah juga, saat itu aku punya uang lebih karena Bapakku mengirimkanku uang.

Pagi hari di hari liburku, aku pun pergi ke pasar bersama tanteku. Tanteku udah lama tahu bahwa aku pacaran dengan Farhan. Aku pun belanja berbagai jenis makanan dan minuman di pasar itu hanya untuk dia. Aku hanya bisa membelinya karena aku tak ingin nenek aku tahu. Apalagi jika aku yang membuatnya sendiri, pasti nenekku akan curiga.
Sebuah gelang cantik berwarna coklat kuning membuatku ingin memilikinya, sungguh cantik gelang ini. Perpaduan antara warna kesukaanku dan warna kesukaan Farhan. Coklat adalah warna kesukaanku dan kuning adalah warna kesukaan Farhan. Aku harap dia suka gelang ini. Di siang hari yang panas, di mana matahari bersinar dengan teriknya. Aku pun pulang bersama tanteku dari pasar.

***

Saat yang aku tunggu-tunggu, dimana Farhan akan tiba di pelabuhan Pare-Pare dan akan datang menemuiku. Aku perkirakan dia akan datang sore hari itu. Semuanya sudah siap termasuk hadiah spesial itu untuknya. Di saat detik berganti menit, menit berganti jam, sore hari itu berlalu. Tak ada dia, dia tidak datang, handphoneku tak berdering. Teleponnya juga tidak ada, kemana dia? Ku mencoba meneleponnya. Tapi, “Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif.” Kecewa yang aku rasakan saat itu.

Tiga hari kemudian, Farhan meneleponku…
“Sayang, aku tidak sempat singgah ke rumah kamu. Karena mobil yang aku tumpangi lewat Soppeng. Maafin aku yah! Insyaallah jika aku pulang nanti aku akan singgah di rumah kamu.”
“Iyah, tapi kamu janji kan akan singgah?” ucapku.
“Iyah, Insyaallah.” ucap Farhan.
Ketika dia meneleponku saat itu, seakan dia tidak bersemangat lagi. Ada apa gerangan dengan dia? Dia hanya berikan telepon itu kepada temannya. Aku hanya bicara dengan temannya itu. Tak ada suara yang aku dengar darinya. “Tolong berikan handphone ini pada Farhan, aku ingin bicara dengannya.” Aku pun bicara dengan Farhan malam itu, tapi dia hanya berkata, “Ada apa sayang?”.
“Kenapa kamu lemas begini bicaranya? Ada apa sih?” ucapku kepadanya.
“Tidak apa-apa kok. Nih teman aku mau bicara.” Farhan memberikan telepon itu lagi kepada temannya. “Hmm, sudah dulu yah teleponannya. Ada yang ingin aku kerjakan. Assalamualaikum..” ucapku kepada teman Farhan itu.

Waktu libur ramadhan telah usai, waktunya untuk sekolah dan melanjutkan sekolahku di masa SMA. Hmm.. Tapi, tak ada telepon dari dia. Sepulang sekolah, tanteku memanggilku dan berkata,
“Mamanya Farhan tadi nelpon tante, katanya dia gak sempat untuk singgah kesini. Farhan tidak ingin menelepon kamu, dia takut kalau kamu kecewa jika dia yang mengatakan hal itu. Karena mobil yang dia tumpangi itu harus lewat soppeng lagi.”
“Hmm, percuma juga tante. Aku bosan dengar alasan dia itu. Mobilnya harus lewat soppenglah. Apalah. Andaikan dia usaha’in untuk bisa ketemu dengan aku. Kata dia juga rindu sama aku. Tapi apa buktinya, tidak ada, kan! Ahh, percuma. Lebih baik hubunganku dengan dia berakhir sekarang.” ucapku dengan perasaan kesal dan kecewa.

Hari itu juga hubunganku dengan dia berakhir. Aku hanya berharap suatu saat nanti akan ada orang yang benar-benar sayang sama aku. Benar-benar cinta sama aku. Terima aku apa adanya. Terutama tidak akan mengutarakan janji saja, tapi dengan bukti. Bukti yang PASTI.


The End......




OLEH: Nur Aeni Fadilla

DOAKU UNTUKMU


Berawal dari sebuah pertemuan di suatu pasar sekitar 7 tahun yang lalu dengan seorang wanita yang teramat sangat tidak bersahabat pada waktu itu, Tapi karna hal itu lah yang membuat ku penasaran untuk bisa berkenalan dengan nya.

Tanpa di sadari aku pun berkenalan dengan wanita tersebut, Sungguh sangat senang sekali karna bisa berkenalan dengannya karna menurutku itu adalah sebuah tantangan yang tidak mudah. Tapi sebenarnya bukan ini yang ingin aku ceritakan melainkan ada sebuah kesedihan ketika mendengar kabar darinya.


Kami pun bertemu kembali pada saat hari raya, berkumpul bersama dengan teman teman yang lain sambil silaturahmi dan berbagai cerita karna sudah cukup lama tidak pernah bertemu atau berkumpul seperti itu. Namun ada yang membuat ku tersentak ketika dia berkata bahwa harus meninggalkan kota ini dan kembali ke kampung halamannya. Oh ya dia berasal dari seberang pulau yang cukup jauh dari kota ini, Awalnya tidak percaya dengan kabar berita yang disampaikan karna aku pikir dia sudah cukup betah berada di kota ini.

Sambil terdiam sejenak kemudian aku kembali bertanya kepadanya kapan rencananya dia akan meninggalkan kota ini dan dia menjawab belum tahu tapi yang jelas beberapa bulan ke depan ujarnya. Sejak saat itu aku mulai merasa gelisah akan kepergiannya dari kota ini.

Ya, aku sangat mengakui aku takut kehilangan dia karna dia adalah salah satu orang yang sangat berarti dan pernah mengisi di dalam kehidupan ku. Entah mengapa aku sangat menyayangi dan mencintai nya, sudah berulang kali aku mencoba meyakinnya namun entah apa yang membuat nya tidak yakin dengan perasaanku ini. Mungkin karna aku tidak bisa memberikan yang terbaik untuknya dan sering membuat kesal atau kecewa dan bahkan mungkin menangis.

Beberapa minggu yang lalu aku melihat di status blackberry messengernya bahwa dia sedang sakit, tanpa buang waktu akupun langsung menghubunginya dengan tujuan menanyakan kabarnya dan memang benar dia sedang sakit karna kelelahan dengan aktifitasnya. Aku sadar inilah saat yang tepat untuk melakukan sesuatu untuknya karna aku teringat sebuah kalimat yang keluar dari seorang teman dekatnya yang ditujukan untukku "katanya kamu peduli! tapi kemana kamu saat dia dalam kesusahan ?" hmmm aku sangat mengakui kesalahanku pada saat itu.

Siang itu aku datang ke rumah kontrakannya sambil membawa makanan untuk dia, Sesampai disana sedih rasanya melihat wajahnya yang pucat seakan tak berdaya. Sambil menemaninya makan aku kembali menanyakan kepastian rencananya untuk kembali ke kampung halamannya, diapun menjawab minggu depan. Ya, aku semakin gelisah! tapi tak ada yang bisa ku lakukan tuk tetap bisa menahannya disini.

Beranjak ku meninggalkan rumah kontrakan nya sambil termenung memikirkan hal itu, hari hari ku semakin terasa berat untuk melepaskannya. ingin berteriak rasanya tapi apakah itu mampu menahannya tuk tetap disini ? Ternyata tidak! dia tetap harus meninggalkan kota ini.

Setiap hari ku berfikir apa yang bisa ku berikan sebagai kenangan yang akan di bawanya dan tak akan terlupakan olehnya, kesana kemari ku bertanya dengan teman temanku ya maklum ini kali pertamanya aku memberikan sesuatu untuk seseorang. Hingga pada saatnya aku memilih sesuatu yang akan ku berikan untuknya, mungkin dari sisi materi tidak terlalu mewah tapi hanya itulah yang bisa aku berikan. Tidak terasa subuh telah hadir kembali dan aku pun telah selesai menyiapkan kenang kenangan untuknya. Sakit dan lelah sungguh tidak terfikir ketika kita ingin memberikan yang terbaik untuk seseorang yang berarti.

Dan kemarin kesedihan itu tak terbendung ketika dia benar benar kembali ke kampung halamanya, tak kuasa sebenarnya melepas kepergiannya saat di bandara namun aku menyadari ini yang terbaik untuknya dan aku berfikir ketika aku ikut bersedih maka siapa yang akan menguatkan di kala dia dan teman teman menangis ? Aku yakin suatu saat pasti masih bisa bertemu meski dengan situasi dan keadaan yang berbeda.



Nama : Ruddy
Kota:Balikpapan
Twitter @ruddy_cuex




pantun cinta 3

Di celah batu bunga terselit
Lembut debu bunga seroja
Kasih tuan kasih di kulit
Tanam tebu di bibir saja

Rumah di kota amatlah bersih
Tempat bermain si orang kaya
Berpantang mata berasa kasih
Jumpa yang lain lupakan saya

Pokok selasih pokok bayam
Dalam kepuk buah berangan
Seorang kasih seorang sayang
Tidak bertepuk sebelah tangan

Rumput kuberantas habis rata
Burung serindik mematuk betik
Beribu melintas di depan mata
Hanyalah adik yang paling cantik

pantun cinta 2

Walau banyak bunga di taman
Bunga mawar masih dikenang
Walau banyak kupunya teman
Dalam hatiku dinda seorang

Pohon selasih tumbuh melata
Tumbuh perdu jauh di sana
Sepasang kasih mabuk bercinta
Siang merindu malam merana

Tinggi-tinggi burung merbuk
Terbang melayang ke tanah rata
Hati teringat mulut menyebut
Wajah terbayang di depan mata

Hujan basah habis pun basah
Duduk sendiri tidak mengapa
Sudah lama kita berpisah
Baru kini kita berjumpa

pantun cinta

Beribu-ribu pohon beringin
hanya satu si pohon randu
saat malam terasa dingin
hanya wajahmu yang aku rindu

buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta

buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta

Dinda cantik tinggi semampai
Dada bidang rambut mengurai
Putih melepak lembut gemulai
Kakanda melihat rasa terkulai

Wednesday, May 29, 2013

---TIDAK MELIHAT---


Pada suatu hari ada seorang pengendara yang melanggar lalu lintas, dan terihat oleh seorang polisi yang berjaga dan memberhentikannya...
"Apakah sodara tidak melihat lampu merah?"( tanya seorang polisi kepada seorang pengendara sepeda motor).
"Saya lihat, Pak."
"Lalu kenapa sodara tidak berhenti?"
"saya tidak melihat bapak."

--SALAH MASUK---


Dengan tergesa-gesa seorang nyonya masuk ke sebuah ruangan yang ia kira itu ruangan dokter.
Nyonya : "Dokter, apa yang salah ditubuh saya?"
Laki" : "Nyonya, anda terlalu gemuk, pupur anda terlalu tebal, lipstick anda terlalu merah, rambut anda perlu dicat, anda terlalu banyak merokok, dan satu lagi... anda masuk keruangan yang salah. Dokter ada di ruangan sebelah. Saya hanya pengantar koran."

---Senjata Makan Tuan---


Seorang wartawan sedang meliput peristiwa kecelakaan. Karena banyak orang yg mengerumuni lokasi kecelakaan, wartawan tsb tdk dpt menerobos untuk melihat korban dari dekat. Setelah berpikir keras, wartawan tsb dpt ide.
"Minggir-minggir semua, saya ayah korban!" ia berseru. "Saya minta jalan.
" Benar saja.....kerumunan itu membiarkan dia lewat. Semua mata terarah kepada wartawan tsb. (wartawan GR, dalam hati: "Berhasil juga!!!) Ketika sampai di tengah kerumunan, ia terpana melihat... SEEKOR ANAK MONYET tergeletak tak berdaya!

---TANGISAN SEORANG IBU---


Sebuah keluarga yang malang itu, akhirnya tahu bahwa salah satu anak gadisnya bekerja sebagai pelacur di kota Surabaya. Si Ibu pun menangis tersedu-sedu.
"Kenapa anda menangis?" tanya tetangga, "Yang sudah terjadi biarlah terjadi, yang penting kita selalu berdo'a semoga ia segera sadar."
Sambil mengusap air matanya, Si ibu menjawab dengan terbata-bata
"Saya menangis bukan karena itu, tetapi saya menangis terharu karena Dia adalah anak satu-satunya dari enam bersaudara yang akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan."

Tuesday, May 28, 2013

7 seni tari yang mendunia

Indonesia memiliki beragam suku, agama, kebudayaan, barang tradisional, dan juga Tarian Tradisional. Sangat disayang kan bila tarian di indonesia ini tidak begitu dimintai oleh pemuda jaman sekarang, padahal ada loh tarian yang di indonesia begitu terkenal sampe dunia. Gk percaya? Saya akan menyebutkan 7 Seni Tarian Indonesia yang Mendunia!


1. TARI BALI



Kesenian tari bali ini memang sangat di kagumi oleh banyak wisatawan asing seperti wisatawan dari AS, Tailan, Australia, Jerman, Jepang dan juga Cina, karena mereka suka dengan tarian anak bangsa indonesia yang semakin tersohor karena karya kesenian tari mereka ini. Banyak sekali turis yang mau berkunjung untuk bisa belajar tari bali karena mereka suka sekali dengan cerita dan juga pertunjukan seni bali itu sendiri, bali sangat banyak di temui sanggar tari apa itu tari seperti tari leak atau tari legong yang sudah sangat terkenal sekali.


2. TARI SAMAN




Di antara beraneka ragam tarian dari pelosok Indonesia, tari saman termasuk dalam kategori seni tari yang sangat menarik. Keunikan tari saman ini terletak pada kekompakan gerakannya yang sangat menakjubkan. Para penari saman dapat bergerak serentak mengikuti irama musik yang harmonis. Gerakan-gerakan teratur itu seolah digerakkan satu tubuh, terus menari dengan kompak, mengikuti dendang lagu yang dinamis. Sungguh menarik, bukan? Tak salah jika tari saman banyak memikat hati para penikmat seni tari. Bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari


3. TARI REOG PONOROGO




Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Reog juga sangat menghibur turis-turis yang datang ke Indonesia dan Reogpun menjadi salah satu tarian Indonesia yang mendunia.


4. TARI PENDET




Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di Pura, sebuah tempat ibadat bagi umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Tarian ini diciptakan oleh I Wayan Rindi. Rindi merupakan maestro tari yang dikenal luas sebagai penggubah tari pendet sakral yang bisa di pentaskan di pura setiap upacara keagamaan. Tari pendet juga bisa berfungsi sebagai tari penyambutan. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi “tarian ucapan selamat datang”, meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. tari Pendet hingga saat ini menjadi tontonan wajib wisatawan yang berkunjung ke Pulau


5. TARI KECAK




Kecak (pelafalan: /’ke.tʃak/, secara kasar “KEH-chahk”, pengejaan alternatif: Ketjak, Ketjack), adalah pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan pada tahun1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan “cak” dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisanKera membantuRama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.


Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sigriwa.


Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian sanghyang. Selain itu, tidak digunakan alat musik. Hanya digunakan kincringan yang dikenakan pada kaki penari yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana.


Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya. Hingga saat ini tari Kecak menjadi tarian yang di kenal dunia lawat ciri khasnya yang tidak ada di negara manapun.


6. TARI KLASIK KRATON SURAKARTA




Disebut sebagai tari klasik Surakarta karena bersumber pada tradisi budaya di lingkungan kraton. Semua gerakan baik itu tangan, kaki, badan maupun kepala memiliki aturan sendiri-sendiri. Gerakan tertentu bahkan memiliki filosofi yang sarat pesan, tidak sekedar melambangkan sebuah aktivitas. Belum lagi pakaian yang harus dikenakan dan musik yang mengiringi. Unsur-unsur itulah yang membuatnya berbeda dengan tari-tarian rakyat yang bersumber pada ekspresi masyakarat tempat dimana tarian itu berkembang. Menikmati tari klasik jawa di tempatnya dilahirkan, ibarat menjadi bangsawan di masa kerajaan.


7. Tari Bedhaya Sang Amurwabhumi




Ken Arok yang memerintahkan Singasari depalan abad lampau bergelar Sri Radjasa Bhantara sang Amurwabhumi itu bertandang di kraton Kasultanan Yogyakarta. Saat itu gending mendayu-dayu di pendapa ndalem Wironegaran di suatu malam yang anggun. Dan sang Amurwabhumi larut di sana, selama tiga puluh menit yang mempesona.


Begitulah kraton Yogyakarta membuka diri. Betapa sang Amurwabhumi hanya karya tari bedhaya, tapi kraton Kasultanan Ngayogyakarta yang terawat baik hingga di jaman kontemporer sekarang ini, tak menutup diri pada sejarah bangsanya, betapapun pahitnya dia. Tari Bedhaya Sang Amurwabhumi itu diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X setahun setelah dinobatkan menjadi raja Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.


Karya seni tari yang dicukil dari serat Pararaton itu mengkisahkan pergulatan asmara serta kepemimpinan yang dipersembahkan Sultan HB X untuk mengenang ayahanda, Sri Sultan HB IX. Pergelaran tari itu memperlihatkan gerak dan penataan koreografis tanpa cacat dalam menggambarkan kisah Ken Arok dan sang Pradnya Paramitha Ken Dedes di sebuah masa yang berbunga dan padat politik kerajaan itu.


Menari memang tak hanya sekedar menghafal gerak. Menari adalah efek ekspresi jiwa, sehingga dengan begitu seluruh tubuh jumbuh, menyatu dalam sebuah kesatuan gerak. Gerakan tubuh bukan sekedar interprestasi dari fisik semata-mata, tapi juga batin. Roso. Perasaan.


Memang ada sebuah motif di sana. Pemerintahan Sang Amurwabhumi agaknya mengusahakan harmoni antara kepercayaan Hindu dan Budha. Di kraton Yogyakarta ada ketentraman budaya yang selalu diupayakan agar ia terawat baik, bagi kehidupan juga bagi bangsanya.

gemelan yang mendunia

         Tahukah Anda kalau ternyata alat musik Gamelan sudah sangat terkenal hampir di seluruh dunia, bahkan beberapa Universitas di negara-negara Eropa dan Amerika dijadikan mata kuliah yang harus di ikuti oleh Mahasiswanya.
      Gamelan merupakan alat musik dan kesenian asli milik bangsa Indonesia dan Kata gamelan berasal dari bahasa jawa “Gamels” yang berarti memukul dengan palu.
Namun sayangnya alat musik dari logam ini dalam perkembangannya di negeri sendiri seolah dianaktirikan, kadang ia dicap sebagai seni tradisional masyarakat pinggiran dan ketinggalan jaman.
      Ini sangat kontras yang terjadi di beberapa negara-negara Eropa dan Amerika, alat musik Jawa ini telah menjadi salah satu kurikulum pedidikan di negeri Paman Sam tersebut.
Seperti yang terdapat di beberapa Universita di Amerika Serikat, musik tradisi gamelan dan tarian asal Indonesia yang sudah sejak 15 tahun yang lalu.
      Bahkan sekarang telah masuk dalam kurikulum pendidikan dari tingkat taman kanak sampai perguruan tinggi.
Beberapa perguruan tinggi terkemuka seperti UCLA, San Diego, Berkeley, Wisconsin, Washington sudah menjadikan seni tradisional Jawa ini menjadi salah satu dari kurikulum perkuliahan.
    Yang paling menakjubkan di saat rekaman gendhing/lagu/komposisi gamelan “Puspawarna” dibawa dalam misi pendaratan manusia pertama di bulan oleh Neil Amstrong dan dikumandangkan keseluruh dunia.
Salah satu Organisasi di Amerika Serikat yakni Sumunar Indonesia Music and Dance yang mempunyai konsern terhadap seni dan kebudayaan Indonesia yang beranggotakan dari berbagai profesi seperti dosen, guru dan mahasiswa secara khusus mempunyai misi untuk mempromosikan pengetahuan dan apresiasi musik, tari dan budaya Indonesia melalui pertunjukan dan pembelajaran.
Kegiatan organisasi yang berbasis di Minnesota, Amerika Serikat ini berfokus pada pertunjukan dan pembelajaran seni karawitan dan tari.
     Lebih dari 15 ribu warga Amerika Serikat yang mempelajari gamelan dan tari asal Indonesia.
Selain Negara Amerika Serikat, dibeberapa negara pun telah menjadikan kesenian Gamelan dimasukan kedalam kurikulum perkuliahan di beberapa Universitas negera tersebut. Seperti Negera Jepang, Negara Norwegia, Negara Australia, Maupun Negara Prancis.
Saatnya Bangsa Indonesia bangga dan terus melestarikan Gamelan sebagai identitas seni musik asli Indonesia yang mampu dijadikan alat kebanggaan atas seni dan budayanya sendiri dan tidak lagi dipandang sebagai sebuah kesenian yang kuno, primitif dan ketinggalan jaman.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com