Test Footer 2

Monday, April 29, 2013

Pagi Yang Tersisa Dan Sepenggal Tanya





pagi belum jua sempurna meninggalkan hari, namun sengatnya serupa belati berkelit di antara lapis-lapis kulit.

di pinggir trotoar sepasang mata anak penjaja tahu menyapa langit dengan sebuah ketakmengertian

kakinya melangkah mungil, dan hatinya bertanya labil

: mengapa kakiku masih jua tak bisa memiliki sepatu, meski hanya sepasang yang telah usang?
lalu, ke mana harus kubawa semua mimpi yang tertoreh begitu dalam di dadaku?
apakah untuk sebuah harap pun ku tak boleh mengalirkannya ke samuderamu, negeriku?

kilat-kilat tanya menggelora sendu di matanya.

bibirnya bergetar, kering, perih, dengan bola mata nanar. bahkan perahu-perahu kata pun menguap tanpa sanggup berebut tempat.

akankah ia tetap menggigil kedinginan di bawah sengat matahari yang rela melukai pagi, Tuhan?

tanyaku.

N. Kirana - Bandung -

Related Posts:

  • keajaiban cinta kerinduan dalam diriku tidak dapat aku ungkapkan dikesepian malam ini aku hanya dapat mengingatmu bulan, bintang , bahkan hawa di sekeliligku seaka… Read More
  • Arti cinta yang terpendam Cinta.. Dapatkah hati mentafsir mimpi Berlari-lari mengejar memori Mengikat kasih jalinan suci Membakar jiwa yang penuh arti Cinta.. Mimpi hanya ma… Read More
  • Aku Butuh CintaSepi, Sunyi, Hening, Diam…Dunia bagai matiTak ada rasa, hampa…Yang ada hanya kebekuanYang ada hanya kebisuanYang ada hanya kegersanganSaat itu aku bar… Read More
  • SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIHTerpaku dalam kegundahan hati Terasa tak dapat ku lawan dengan jari-jari Tiada lagi tempat hari yang terasa ada Hanya lelah Lelah yang ku rasa…………… A… Read More
  • Cinta yang Tak Pastimungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti mungkin aku tak sengaja jg menyakiti andai aku tau isi hatimu andai kesempatan itu datang lagi padaku sekara… Read More

0 comments:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com