Test Footer 2

Thursday, June 27, 2013

SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIH

Terpaku dalam kegundahan hati
Terasa tak dapat ku lawan dengan jari-jari
Tiada lagi tempat hari yang terasa ada
Hanya lelah
Lelah yang ku rasa……………

Andaikan waktu itu tak terjadi
Mungkin hatiku takan remuk seperti ini
Langkahku terhenti dalam kelamnya malam
Mataku terhalang jurang yang dalam
Pendengaranku sayup-sayup tak menentu
Hatiku terombang ambing dalam ombak kemarahan
Ragaku tak berkuasa untuk berfungsi
Mungkin tiada lagi yang dapat terjadi saat ini
Semangatku lemah hatiku susah
Teringat malam itu yang menyakitkan
Inikah kehidupan?

Kurasa semua bukan seperti ini
Mungkin masih ada titik terang
Yang akan menyinari kegelapan hati
Memberi pujian untuk diri sendiri
Meredamkan semua yang ada saat ini
Hingga aku dapat kembali ke kehidupan yang indah ini

Puisi Triana

Related Posts:

  • AKU DAN MEREKA aku bersuci di air terjun niagara, begitu pula mereka bila hari jemaat tiba berganti aku yang menjaga kami membuku dalam nikmatnya oh.. angin darat… Read More
  • Pagi Yang Tersisa Dan Sepenggal Tanya pagi belum jua sempurna meninggalkan hari, namun sengatnya serupa belati berkelit di antara lapis-lapis kulit.di pinggir trotoar sepasang mata anak … Read More
  • Elegi Becak Tua Panas, terik Becak keriput kejar rezeki tersengat, mentari melaknat disibak angin laju becak tua. Brak! Tersadar, ia ringis bangkit bertepi be… Read More
  • Hutanku Kau tahu, kita dianugerahi otak untuk berfikir?  Masih bisa berfikirkah kita untuk masa depan? Bukan... Bukan masa depan, saat ini Gajah di hu… Read More
  • RINDU YANG TERPASUNG Terpasung rasa dan asaku, rasa rindu nantikan saat pertemuan, dalam benua penuh coklat, kentang dan keju. Tembok-tembok tebal kedap suara, tak d… Read More

0 comments:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com